Jangan sampai


Jangan sampai kamu jatuh cinta dengan tulisanku. Ya, bukan begitu? kamu suka bukan ketika aku tulis tentangmu beberapa paragraf dalam sebuah cerita diblog ini. Setiap orang bisa saja menulis dengan hebat, bahkan seorang aku mampu membuatmu terkadang tersenyum hingga percaya atau tidak membuatmu sering membacanya. Tapi ketahuilah cantik, nyatanya aku belum sesempurna itu. Belakangan ini, akhir-akhir ini aku begitu posesif dan egois untuk dicintai secara utuh. Namun aku menyesal, karena akupun belum sepenuhnya bisa mencintaimu dengan seutuhnya. Saat ini aku masih belajar. Belajar mencintai Masa kinimu. Masa depanmu. Mencintai yang kau miliki dan yang tidak kau miliki. Mencintai yang kau bisa dan yang tidak kau bisa. Mencintai pekerjaanmu. Mencintai keluargamu. Mencintai teman-temanmu. Mencintai mimpi-mimpimu. Mencintai tempat tinggalmu. Mencintaimu saat kau dekat dan saat kau jauh. Mencintaimu saat kau bicara dan saat kau diam. Lalu menghargai, menghargai setiap potong perbedaan yang kita punya. Menghargai keputusan-keputusan yang kau pilih. Menghargaimu tidak hanya sebagai makmumku.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s