Hari Pertama di Usia 21 Tahun


21

Alhamdulillah, terimakasih Allah SWT atas perpanjangan nafas pagi ini dan pengurangan kuota untuk hidup didunia ini. Meskipun tak tahu kapan berakhirnya hidup didunia ini, namun cukup bersyukur Engkau masih memberikan kesempatan aku menghirup udara pagi ini.

Tepat 21 Maret 2014 ini aku berulang tahun yang ke 21 tahun. Tetap gak ada perubahan yang mencolok di hari pertama di usia 21 tahun. Mengapa tidak, bangun masih kesiangan dan jam 6 baru bangun, telat untuk shalat shubuh dan kebiasaan yang beberapa akhir ini kecanduan yakni bangun tidur tanpa cuci muka langsung buka pintu lihat ayam serama kesayangan. Dan biasanya kebanyakan orang bangun tidur buka mata yang dicari pertama kali adalah HP.

Bangun tidur langsung dikasih peringatan, yang terdengar dari salah satu masjid dekat rumah pengumuman berita duka dari salah satu tetangga yang bertepatan satu nama jalan. Semoga yang berduka hari ini diberi ketabahan, semoga amal ibadah yang menghadap Allah diterima disisinya. Amin. Kok peringatan? secara tidak langsung, bahwasannya manusia itu tidak ada yang abadi semua pasti akan kembali kepada-Nya.

Terimakasih aku ucapkan untuk kedua orang tua. Ibu, 21 tahun lalu meski aku tak tahu keadaanmu saat itu namun aku tahu betapa besar perjuanganmu saat itu. Engkau mampu melahirkan anakmu yang kini 21 tahun belum bisa membuatmu bangga akan prestasi dan lainnya. Menembus gelap dan dinginnya malam, menahan rasa sakit sejauh 200 Km lebih menuju rumah sakit. Engkau yang mampu merawatku disaat-saat kritis saat pertama kali melahirkan dan mengaharuskan aku hidup beberapa minggu di inkubator bayi. Dan untuk bapakku yang kemarin 17 maret berulang tahun, atas pengorbanan dan jasa-jasamu aku bisa menjadi yang sekarang. Selama 21 tahun, dari awal aku tetap bahagia meski merasakan hidup memulai hidup dikeluarga yang kecil dan memulai semuanya dari nol. Meskipun aku belum bisa membalas semua jasa-jasamu namun aku akan berusaha, berusaha membalas jasa-jasamu bukan dengan uang yang aku peroleh disaat aku sukses.

Terimakasih untuk 5000 teman facebook yang tak mungkin diucapkan satu persatu meski tak mengucapkan selamat ulang tahun semua, tapi saya sangat berterimakasih sudah meluangkan waktunya untuk coret-coret didinding facebook dengan ucapan selamat ulang tahun. Semoga apa yang menjadi harapan dan perjuangan selama ini tercapai.

Terimakasih juga, untuk ibu dokter pagi-pagi bangunin tidur dengan ucapan selamat ulang tahun dan doa yang sangat mengharukan ” semoga cepat wisuda ” membuat aku harus lebih cepat bangun pagi dan cepat menyelesaikan kuliah.

Dan yang membuatku tebahak-bahak membaca dan melihatnya ketika melihat foto yang dikirimkan melalui facebook dibawah ini. Ntah kapan juga tak tahu bisa punya koleksi aku sedang tidur 😀

narti

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s