Maret, Pesan Singkatmu


sms

sumber gambar : www.dskon.com

abang

ketika dia mengirim pesan, sapaan itu selalu masuk di kotak pesanku. Abang, sedikit tidak suka ketika dia, bukan dia saja mereka semua yang mengenalku memanggil dengan sapaan itu. Namun bagaimana lagi, aku yang suka dipanggil mas, ini mulai berubah untuk terbiasa dipanggil abang, asal idak dipanggil abang tukang bakso saja hehe..

Dia yang baru ku kenal belum genap di bulan maret ini, sering kali mengirim pesan singkat ke telpon genggamku. Ya, meskipun terkadang aku tak membalasnya, bahkan terlalu lama membalasanya meskipun aku juga cepat membalasnya. Pesan singkat yang selalu menayakan sedang apa, sudah makan, dan lain sebagainya mungkin terlalu sering aku terima bukan dari dia saja. Sering kali dia mengatakan, smsku membuatnya senyum-senyum sendiri ketika membacanya. Entah mengapa bisa seperti itu, aku pun tak tahu mengapa bisa menjadi seperti itu.

Wakaka ada2 saja, emang klo

smsan sma pcr adx gak senyum2 ?

Ku balas pesan singkatnya dengan pertanyaan. Dan hanya selang dua menit saja, balasan darinya aku terima.

Gak bg.. Adk takut jatuh cinta sama mas eko

Terkadang juga aku bingung, apa yang ditakutkannya, dan mengapa dia bisa mengatakan hal seperti itu. Percakapan selanjutnya tak lagi mengarah ke hal yang menyangkut perasaan, namun entah mengapa lagi pesan singkatnya berisikan perasaannya.

Kesalahan terbesarku

mungkin menyayangi pacar orang lain

jika nanti aku mengerti dengan kesalahanku

aku hanya berharap

bisa mengerti arti kebahagian mereka

tanpa harus memperdulikan

apa yang ingin aku harapkan.

Belum sempat lagi ku balas, selang waktu 20 menit balasan-balasan dengan beberapa kalimat yang cukup panjang memenuhi kotak masuk di telpon genggamku.

Mengenalnya saja sudah cukup

untuk buat bibir ini tersenyum

ini karunia teristimewa untuk hati

keinginan tidak untuk merusak kebahagian

andai saja rasa ini hadir tanpa ada yang tersakiti

aku ingin berlama mencandui rasa yang hadir

waktu yang singkat tapi mampu menghadirkan rasa nyaman

jika nanti rasa ini terlalu lama

berdiam disini

cukup menikmati sja tanpa ada kesalahan

sikap akan rasa yang aku miliki

Dengan kata lain dia memendam rasa padaku. Menyesal kah dia ? aku pun tak tahu. Aku pun tak tahu harus membalas pesan singkatnya dengan kata-kata dan kalimat apa,

bersambung….

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s