Ayah, Ibu dan Sebuah Rindu


Ayah . . .

Jika aku boleh bertanya kepadamu,

Jika aku merindukanmu, bagaimana mengungkapkannya

Sementara, semenjak jauh berada denganmu

Tegur sapa dan tanya kabar dapat dihitung jari

Ayah . . .

Jika aku boleh bertanya kepadamu,

Jika aku mencintai wanita,

Bagaimana caranya aku belajar tentang wanita,

Menyampaikan dan mengungkapkan perasaan,

Ibu . . .

Jika aku boleh bertanya kepadamu,

Jika aku merindukanmu, bagaimana mengungkapkannya,

Sementara, jika jauh berada darimu

Hanya selalu menyakan kondisi keuanganku

Ayah, Ibu . . .

Mengapa ketika rindu itu melanda aku hanya mampu menatap wajah-wajah,

wajah-wajah yang terpampang dikamarku,

wajah-wajah yang selalu membisu, seakan tak pernah mau tahu,

aku tak berharap, dirimu ingat akan tanggal ulang tahunku

tapi aku berharap dirimu mau mengakui, mengungkapkan,

bahwasannya merindukanku disetiap kepergianku

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s