Seperti Air Panas


    Sore ini cuaca mendung tak menentu, serasa akan hujan namun hujan pun tak kunjung turun membasahi bumi ini. Segelas kopi hitam pun tak terasa cepat menjadi dingin. Meski baru tadi aku tinggal sejenak membeli pulsa yang sudah habis dan harus diisi ulang. Tak terasa juga sudah setahun, tepat bulan ini awal pertemuan kita dan juga perkenalan kita. Yang awal-awalnya aku dan kamu hanya bertatap muka dan saling bertemu dilokasi yang sama setiap harinya tanpa tegur sapa. Kini hal itu tak akan terjadi lagi, kini yang kujumpai di lokasi yang sama itu adalah senyum indahnya. Setiap pagi, siang, sore dan malam juga aku bisa melihatmu.

    Tepat, setahun juga aku merasakan kesendirian ini tanpa seseorang yang memang menjalin hubungan lebih denganku. Bukan berarti kamu hadir dalam hidupku disaat yang tepat dan dirimu kuanggap hanya sebagai seseorang yang mengisi hari-hariku yang kosong. Namun harus engkau tahu, saat ini dirimu seperti sahabatku empat orang itu dan seperti air panas. Kamu tahu air panas kan? pernah merasakan terkena air panas?. Kulit dan daging akan melepuh jika terkena air panas. Sakit yang ditimbulkan berhari-hari akan terus terasa.

    Kamu dan air panas. Dimana ada air disitulah ada kehidupan, dimana ada kamu disitulah pasti ada senyuman. Namun jika air itu dimasak hingga mendidih, pastinya juga masih ada kehidupan. Sama seperti kamu, dibuat marah dan cemburu juga tetap ada senyumnya. Nah, setahun ini juga sama seperti air panas. Jika lama ditinggalkan, lama-kelamaan air panas pun berubah menjadi air dingin. Dan itu juga terjadi, lama ditinggalkan lama-kelamaan pun tak ada kabar.

    Sekali ada kabar dan langsung mengatakan, ” selamt setahun prknlan kita :D… semoga apa yg d inginkan tercapai “. Ucapan melalui pesan disalah satu jejaring sosialku. Ternyata kamu masih ingat, dan inilah seseorang yang memang sangat berbeda selama ini diantara wanita-wanita yang ku kenal. Masih ingat kapan,dimana,mengapa perkenalan ini bisa terjadi. Memang sangat terasa dan tak akan pernah hilang, kamu seperti air panas.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s